Linux Ubuntu

Pengganti CPU-Z di Linux Ubuntu Dengan CPU-G

Mungkin para pengguna OS Windows sudah familiar dengan tools gratisan yaitu CPU-Z yang digunakan untuk melihat spesifikasi dari Processor, RAM, Motherboard, dan System di komputernya. Nah di linux juga ada, yaitu dengan tools program “CPU-G”. Untuk OS Linux Ubuntu atau Debian dapat di unduh dari sini : http://gtk-apps.org/content/show.php/CPU-G?content=113796Setelah di download, harus di install terlebih dahulu :

$ sudo dpkg -i cpu-g_0.9.0_amd64.deb
[sudo] password for dony:
Selecting previously deselected package cpu-g.
(Reading database … 164265 files and directories currently installed.)
Unpacking cpu-g (from cpu-g_0.9.0_amd64.deb) …
Setting up cpu-g (0.9.0) …
Processing triggers for bamfdaemon …
Rebuilding /usr/share/applications/bamf.index…
Processing triggers for desktop-file-utils …
Processing triggers for python-gmenu …
Rebuilding /usr/share/applications/desktop.en_US.utf8.cache…
Processing triggers for man-db …
Processing triggers for python-support …

Untuk menjalakannya ada di menu Application – System Tools – CPU-G
Atau tinggal ketik saja di search application pada menu unity milik Ubuntu 11.04 yaitu “cpu-g”

Berikut tampilannya :

Kekurangan dari CPU-G dibandingkan dengan CPU-Z yaitu CPU-G belum dapat melihat spesifikasi dari Chipshet VGA yang digunakan.

Semoga bermanfaat untuk teman semua 🙂

Sumber : Yoga Pradifta

============================================================================

Membangun NFS Server di Linux

Pagi ini saya sedang mencoba untuk membuat koneksi dari linux ke linux menggunakan NFS Share. Tutorialnya sudah banyak di internet, saya menuliskannya lagi hanya sebagai reminder pribadi saya.Untuk server saya menggunakan Linux Centos 5.5

Untuk melakukan instalasinya, tinggal jalankan perintah ini :

# yum install nfs-server

Lalu kemudian setting folder yang akan di share pada /etc/exports

Edit pada /etc/exports :

# vi /etc/exports

Tambahkan IP Clientnya pada file tersebut :

/mnt/myshare 192.168.1.*(rw,insecure,sync)

Lalu kemudian di simpan file tersebut. Ketika kita lihat file /etc/exports jadi seperti ini :

# cat /etc/exports
/mnt/myshare 192.168.1.*(rw,insecure,sync)

Setelah ini start atau restart service nfs servernya :

[root@localhost log-ironport]# service nfs start
Starting NFS services: [ OK ]
Starting NFS quotas: [ OK ]
Starting NFS daemon: [ OK ]
Starting NFS mountd: [ OK ]

Saat ini tinggal melakukan koneksi dari client NFS nya. Kebetulan saya disini menggunakan Ubuntu sebagai client.

Pertama-tama install dahulu nfs nya :

DONY:~$ sudo apt-get install nfs-common
Reading package lists… Done
Building dependency tree
Reading state information… Done
The following extra packages will be installed:
libgssglue1 libnfsidmap2 librpcsecgss3 portmap
The following NEW packages will be installed:
libgssglue1 libnfsidmap2 librpcsecgss3 nfs-common portmap
0 upgraded, 5 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 317 kB of archives.
After this operation, 1,278 kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? y
Get:1 http://ubuntu.oss.eznetsols.org/ubuntu/ natty/main libgssglue1 amd64 0.1-4ubuntu1 [21.7 kB]
Get:2 http://ubuntu.oss.eznetsols.org/ubuntu/ natty/main libnfsidmap2 amd64 0.23-2 [32.1 kB]
Get:3 http://ubuntu.oss.eznetsols.org/ubuntu/ natty/main librpcsecgss3 amd64 0.19-2 [36.3 kB]
Get:4 http://ubuntu.oss.eznetsols.org/ubuntu/ natty/main portmap amd64 6.0.0-2ubuntu5 [31.1 kB]
Get:5 http://ubuntu.oss.eznetsols.org/ubuntu/ natty/main nfs-common amd64 1:1.2.2-4ubuntu5 [196 kB]
Fetched 317 kB in 0s (524 kB/s)
Preconfiguring packages …
Selecting previously deselected package libgssglue1.
(Reading database … 164175 files and directories currently installed.)
Unpacking libgssglue1 (from …/libgssglue1_0.1-4ubuntu1_amd64.deb) …
Selecting previously deselected package libnfsidmap2.
Unpacking libnfsidmap2 (from …/libnfsidmap2_0.23-2_amd64.deb) …
Selecting previously deselected package librpcsecgss3.
Unpacking librpcsecgss3 (from …/librpcsecgss3_0.19-2_amd64.deb) …
Selecting previously deselected package portmap.
Unpacking portmap (from …/portmap_6.0.0-2ubuntu5_amd64.deb) …
Selecting previously deselected package nfs-common.
Unpacking nfs-common (from …/nfs-common_1%3a1.2.2-4ubuntu5_amd64.deb) …
Processing triggers for ureadahead …
ureadahead will be reprofiled on next reboot
Processing triggers for man-db …
Setting up libgssglue1 (0.1-4ubuntu1) …
Setting up libnfsidmap2 (0.23-2) …
Setting up librpcsecgss3 (0.19-2) …
Setting up portmap (6.0.0-2ubuntu5) …
portmap start/running, process 4138
Setting up nfs-common (1:1.2.2-4ubuntu5) …

Creating config file /etc/idmapd.conf with new version

Creating config file /etc/default/nfs-common with new version
Adding system user `statd’ (UID 117) …
Adding new user `statd’ (UID 117) with group `nogroup’ …
Not creating home directory `/var/lib/nfs’.
statd start/running, process 4363
gssd stop/pre-start, process 4392
idmapd stop/pre-start, process 4424
Processing triggers for libc-bin …
ldconfig deferred processing now taking place

Lalu buat folder tujuan tempat mounting file share tadi :

$ mkdir /home/dony/nfsmount

Kemudian tinggal di mount dari server :

sudo mount 192.168.1.1:/mnt/myshare /home/dony/nfsmount

Sekarang tinggal dilihat di folder yang sudah dibuat yaitu /home/dony/nfsmount apakah isinya sudah sama dengan yang di share di server NFS.

Untuk mount secara otomatis pada saat booting di client dapat dilakukan pada file fstab yang ada di komputer client. Berikut yang saya input pada baris konfigurasi di fstab

192.168.1.1:/mnt/myshare /home/dony/nfsmount nfs soft,intr,rsize=8192,wsize=8192,rw

Sumber : Yoga Pradifta

============================================================================

Compare 2 buah file di linux dengan “diff” dan “sdiff”

Sebelumnya saya pernah membahas bagaimana caranya dengan linux untuk melakukan komparasi atau perbandingan isi dari 2 buah file untuk mencari perbedaanya, yaitu menggunakan “Meld Diff Viewer”Kali ini saya akan membahas bagaimana caranya melakukan komparasi isi dari 2 buah file yang hampir sama isinya untuk mencari perbedaan diantara keduanya.

Program yang saya gunakan di linux, khususnya ubuntu (karena saya pakainya ubuntu) adalah “diff” dan “sdiff”

Fungsi dari program “diff” dan “sdiff” sebetulnya sama dengan “Meld Diff Viewer”, hanya bedanya “Meld Diff Viewer” dijalankan dari mode GUI Linux. Sedangkan perintah “diff” dan “sdiff” dijalankan dari command terminal linux. “diff” dan “sdiff” ini dapat di install dari synaptic maupun dari command line terminal ubuntu :

$ sudo apt-get install diffutils

Disini saya mempunyai 2 buah file yaitu file-1.txt dan file-2.txt :

$ cat file-1.txt
Selamat Datang Di Ubuntu 10.10

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171
dony@ITOP-DONY:~$ cat file-2.txt
Selamat Datang Di Ubuntu 10.10

$ cat file-2.txt
Selamat Datang Di Ubuntu 10.10

Dony Ramansyah
ubuntulinux.or.id
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Nah untuk membedakan isi file nya, caranya adalah sebagai berikut (ketikan perintah nya di terminal linux) :

Menggunakan perintah “sdiff”

1. Untuk membandingkan isi file-1 dengan isi file-2 (file-1 dibandingkan dengan file-2)

$ sdiff file-1.txt file-2.txt

2. Untuk membandingkan isi file-2 dengan isi file-1 (file-2 dibandingkan dengan file-1)

$ sdiff file-2.txt file-1.txt

Perbedaan output diatas, ditunjukan pada arah direction (“tanda > atau <“). Arah tanda “> atau <” tergantung file mana yang mau dibandingkan terlebih dahulu.

Apa perbedaanya dengan perintah “diff”

$ diff file-1.txt file-2.txt
3a4
> ubuntulinux.or.id

$ diff file-2.txt file-1.txt
4d3
< ubuntulinux.or.id

Dengan perintah “diff” ini maka output yang dihasilkan langsung kepada isi yang berbeda dari kedua file tersebut, dan kita bisa melihat juga arah direction nya (“tanda > atau <“). Arah tersebut prinsipnya sama dengan perintah “sdiff”.

Sedangkan output “3a4” atau “4d3” adalah menandakan dimanakah letak baris perbedaan isi filenya.
Coba perhatikan hasil output perintah “sdiff” dan “diff” diatas. Arti dari “3a4” adalah bahwa perbedaannya ada pada baris ke-3 dari file-1 dan baris ke-4 dari file-2. Sedangkan arti dari “4d3” adalah bahwa perbedaannya ada pada baris ke-4 dari file-2 dan baris ke-3 dari file-1.

Perintah “diff” dan “sdiff” sangat berguna bagi saya untuk melakukan perbandingan atau komparasi isi dari dau buah file, terutama untuk melakukan komparasi file-file yang memiliki size yang besar seperti database dan hasilnya tentu lebih cepat dari pada menggunakan komparasi yang dilakukan oleh “Meld Diff Viewer” maupun melakukan komparasi dari databasenya langsung. Perintah “diff” dan “sdiff” dapat melakukan komparasi untuk file-file txt, mysql, csv, dll.

Semoga bisa bermanfaat juga untuk teman semua.

============================================================================

Analisa Metadata Gambar dengan Linux (Digital Forensics Image With Linux)

Sebelumnya saya pernah sedikit membahas mengenai Steganography dimana saya memberitahukan bagaimana cara untuk memasukan comment atau text kedalam sebuah gambar dengan Linux.

Saat ini saya akan coba membahas bagaimana cara untuk menganalisa metadata dari suatu file gambar dan juga sedikit cara untuk memodifikasi metadata dari file gambar tersebut. Yang saya gunakan adalah OS Linux Ubuntu dengan bantuan program “ImageMagick” dan “xciv2”. Semua program tersebut pastinya adalah free alias gratis 🙂

Untuk melakukan instalasi program tersebut dapat dilakukan dari synaptic maupun dari terminal :

$ sudo apt-get install imagemagick xciv2

Dalam case ini saya akan menganalisa 2 buah file image untuk mengetahui bahwa file tersebut asli atau tidak. File pertama yaitu pic.jpg :

file gambar yang kedua adalah pic2.jpg :

Pertama kita akan melakukan analisa metadata file image tersebut dengan command identify dari imagemagick

Commandnya adalah :

(untuk image pertama yaitu pic.jpg)

$ identify -verbose pic.jpg

output dari command identify ini sangat banyak, maka saya ambil yang pentingnya saja, silahkan lihat pada baris-baris hasil outputnya berikut :

date:create: 2011-04-20T19:15:04+07:00
date:modify: 2010-11-22T12:49:12+07:00

exif:DateTime: 2010:11:22 12:49:12
exif:DateTimeDigitized: 2010:11:22 12:49:12
exif:DateTimeOriginal: 2010:11:22 12:49:12

exif:ImageDescription: Camera 14MP-9PA
exif:Make: Camera
exif:Model: 14MP-9PA
exif:Software: V1.00N
Filesize: 3.511MB
Number pixels: 13.79M
Pixels per second: 11.3M

Kita bandingkan dengan file image yang kedua yaitu pic2.jpg :

$ identify -verbose pic2.jpg

date:create: 2011-04-20T19:35:18+07:00
date:modify: 2011-04-20T19:35:18+07:00

exif:DateTime: 2011:04:20 19:35:16
exif:DateTimeDigitized: 2010:11:22 12:49:12
exif:DateTimeOriginal: 2010:11:22 12:49:12

exif:ImageDescription: Camera 14MP-9PA
exif:Make: Camera
exif:Model: 14MP-9PA
exif:Software: GIMP 2.6.10
Filesize: 227KB
Number pixels: 480K
Pixels per second: 12M

Saya cetak tebal perbedaan dari output metadata kedua file tersebut. Disana bisa terlihat perbedaannya dimana file pic.jpg adalah file aslinya sedangkan file pic2.jpg adalah file image hasil editan saya.

Dapat dilihat dari tanggal modifikasi, software editing, dan file size maupun pixels nya. Disana terlihat bahwa file pic2.jpg terakhir di edit pada tanggal 20 april 2011 yang mana sudah berbeda dengan time original nya pada saat gambar tersebut diambil dari camera. File pic2.jpg juga terlihat sofware yang dipakai untuk melakukan editingnya yaitu GIMP 2.6.10.

Kedua, kita akan melakukan analisa metadata file image tersebut dengan bantuan software “exiv2”

Untuk file pertama yaitu pic.jpg commandnya adalah :

$ exiv2 -pt pic.jpg

Output yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

Exif.Image.Software Ascii 32 V1.00N
Exif.Image.DateTime Ascii 20 2010:11:22 12:49:12

Exif.Photo.DateTimeOriginal Ascii 20 2010:11:22 12:49:12
Exif.Photo.DateTimeDigitized Ascii 20 2010:11:22 12:49:12

Sedangkan untuk file kedua yaitu pic2.jpg commandnya adalah sebagai berikut :

$ exiv2 -pt pic2.jpg

Exif.Image.Software Ascii 12 GIMP 2.6.10
Exif.Image.DateTime Ascii 20 2011:04:20 19:35:16

Exif.Photo.DateTimeOriginal Ascii 20 2010:11:22 12:49:12
Exif.Photo.DateTimeDigitized Ascii 20 2010:11:22 12:49:12

Dengan bantuan software “exiv2” juga dapat terlihat dari output command yang dihasilkan bahwa terdapat perbedaan pada file pic2.jpg serta dapat terlihat juga software editing yang digunakan.

Nah… sekarang apakah metadata dari file tersebut tidak dapat dirubah?? jawabannya adalah metadata dari file tersebut dapat dirubah.

Untuk merubah metadata dari file tersebut dapat menggunakan software “exiv2” tadi. Contohnya saya ingin merubah file pic3.jpg, dimana file ini hanyalah hasil copy paste dari file pic2.jpg :

Untuk merubah baris output “Exif.Image.DateTime” nya maka kita harus menghapus terlebih dahulu baris metadata tersebut, kemudian menambahkannya lagi dengan waktu yang kita inginkan. Misalnya saya akan mengganti waktunya menjadi 1980:01:01 00:00:00.

Cara nya adalah, buka terminal console linux anda, dan jalankan perintah berikut :

$ exiv2 -M”del Exif.Image.DateTime” pic3.jpg
(untuk mengapus baris output metadata)

$ exiv2 -M”add Exif.Image.DateTime 1980:01:01 00:00:00″ pic3.jpg
(untuk menambahkan lagi image time sesuai keinginan kita)

Hasilnya outputnya adalah :

$ exiv2 -pt pic3.jpg

Exif.Image.Software Ascii 12 GIMP 2.6.10
Exif.Image.DateTime Ascii 20 1980:01:01 00:00:00

OK, sekarang kita dapat melakukan analisa untuk mengetahui mana file yang asli atau tidaknya dari metadata file image yang ada, dan juga kita dapat merubah isi dari metadata file image tadi. Untuk mengetahui perintah lebih lanjut dan detail mengenai idetify dan exiv2, silahkan baca manual nya di linux anda dengan command :

$ man identify
$ man exiv2

Semoga pembahasan saya ini bermanfaat untuk Teman semua.

Sumber : Yoga Pradifta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: